Kejangung Periksa Dua Saksi Untuk Kasus Kredit Mandiri

Kejangung Periksa Dua Saksi Untuk Kasus Kredit Mandiri
 Gedung Kejaksaan Agung (dok. kabar7)
 02 Oktober 2017 16:30:50 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus sidik kasus dugaan korupsi pemberian kredit PT. Bank Mandiri, Tbk Commercial Banking Center cabang Bandung kepada PT. Tirta Amarta Bottling Company.

Dua saksi telah diperiksa kejaksaan guna mengembangkan kasus lebih dalam. Dua saksi tersebut ialah Risk Manager pada PT. Bank Mandiri, Tbk Commercial Banking Center Cabang Bandung tahun 2015, Teguh dan Pegawai PT. Bank Mandiri, Tbk Bagian Special Aset Management (SAM) periode tahun 2016-2017, Judo Triatmojo.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung M Rum, mengatakan kedua saksi telah diperiksa pada Jumat (29/10/2017).

"Teguh menerangkan mengenai nota analisa persetujuan kredit dan perjanjian kredit tahun 2015," kata Rum di kantornya, Jakarta, Senin (2/10/2017).

"Judo Triatmojo menerangkan mengenai pelimpahan penanganan kredit macet PT. Tirta Amarta Bottling Company dari PT. Bank Mandiri (persero), Tbk Commercial Banking Center Cabang Bandung kapada Special Aset Management (SAM)," lanjutnya.

Perhitungan sementara kerugian negara karena kasus ini diperkirakan kurang lebih senilai Rp. 1.478.077.609.322. Kejaksaan juga telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak tujuh orang guna mengungkap kasus tersebut.

(wem)