Kejagung Periksa Dua Saksi Terkait Korupsi Dana Pensiun Pertamina

Kejagung Periksa Dua Saksi Terkait Korupsi Dana Pensiun Pertamina
 Gedung Kejaksaan Agung (dok. kb7)
 19 Desember 2017 15:03:00 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap Karyawan PT. Bank Mayapada, Christin dan Direktur PT. Anugerah Securindo Indah, Juniarty Lidya Budijanto.

Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT. Pertamina (persero) tahun anggaran 2014-2015, khususnya pada penempatan investasi saham SUGI.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M Rum menuturkan, yang bersangkutan diperiksa pada Senin (18/12/2017) kemarin.

"(kedua saksi) menerangkan berkaitan dengan proses pengajuan kredit dari PT. Sugih Energy, Tbk kepada Bank Mayapada Jakarta," kata Rum dikantornya, Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Sementara dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan dua tersangka, yakni Presiden Direktur Dana Pensiun PT. Pertamina (Persero), berinisial MHKL, dan Direktur Ortus Holding, Ltd atas inisial ESS.

Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK, kasus ini telah merugikan keuangan negara senilai Rp. 599.426.883.540. Dalam proses pengungkapan kasus, peniyidik kejaksaan sejauh ini telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 24 orang.

(wem)