Kebakaran Hutan dan Lahan Berkurang 89 Persen

Kebakaran Hutan dan Lahan Berkurang 89 Persen
 Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (istimewa)
 19 Desember 2017 13:38:22 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, mengatakan titik kebarakan hutan dan lahan telah berkurang secara signifikan sampai tahun ini.

Pada tahun 2015, kebakaran hutan masih tercatat sekitar 22.000 titik. Tapi tahun 2017, kebakaran berkurang sekitar 89 persen atau tak lebih dari 2.500 titik.

"Hasil ini tidak lepas dari berbagai upaya konkret yang telah dilaksanakan oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta yang terus berupaya mewujudkan komitmen Indonesia untuk menjaga perubahan iklim," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Menko Darmin menerangkan, sistem produksi sumberdaya lahan yang lebih hijau dan rendah asap (low haze) merupakan kepentingan ekonomi nasional. Untuk itu pencegahan harus menjadi bagian dari sistem produksi lestari tersebut.

"Ini penting agar perekonomian kita menjadi tangguh dan berkelanjutan," jelas Darmin, dilansir dari Tribunnews.

Guna meningkatkan pencegahan Kemenko Perekonomian implementasikan standar pencegahan kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunla) dengan pendekatan klaster dan berbasis masyarakat. Darmin menyebut programnya berupa Masyarakat Peduli Api (MPA), Desa Tangguh Bencana Karhutbunla (Destana), Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), dan Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

Dalam jangka pendek, pemerintah membentuk Sustainable Landscape Management Multi Donor Trust Fund (SLM-MDTF). Fasilitas dana perwalian yang dikelola oleh Bank Dunia ini, didukung dengan dana hibah dari Pemerintah Norwegia dan Pemerintah Australia.

(**)


Berita Terkait