Kata Luhut, Reklamasi Teluk Jakarta Urusan Gubernur

Kata Luhut, Reklamasi Teluk Jakarta Urusan Gubernur
 Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (istimewa)
 10 November 2017 19:01:36 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegasjas tidak mengurus lagi proyek reklamasi Teluk Jakarta. Katanya, proyek ini menjadi urusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"(Proyek reklamsi) Urusan gubernur sudah itu," ujar Luhut di kantor Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Pasca amdal diterbitkan pemerintah pusat, proyek reklamasi diserahkan ke Pemprov DKI. Karena itu Luhut sudah tak lagi mengurus proyek tersebut.

"Saya enggak urusin itu (reklamasi)," kata Luhut, dilansir dari Tribunnews.

Luhut menegaskan, perannya di proyek reklamasi telah selesai. Alasan tersebut membuat Luhut tidak ingin ikut campur di proyek itu lagi.

"Saya sudah selesai dengan tugas saya," ungkap Luhut.

Diketahui, proyek reklamasi saat ini sedang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya. Kasus ini sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan, setelah penyidik Ditkrimsus mengantongi sejumlah alat bukti yang cukup.

Pihak Polda Metro kini sedang mengusut besaran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di lahan proyek reklamasi Teluk Jakarta di Pulau C dan D. NJOP pulau reklamasi C dan D hanya ditetapkan Rp 3,1 juta per meter oleh Badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta.

Namun dari hasil penelusuran penyidik, seharusnya NJOP mencapai Rp 25 sampai 30 juta untuk dua pulau tersebut. PT Kapuk Naga Indah sebagai pengembang pulau C dan D bisa mendapatkan HGB setelah menyetor NJOP sebesar Rp 200 miliar.