Kapuspenkum: Kejagung Tetapkan PPK PDAM Sebagai Tersangka

Kapuspenkum: Kejagung Tetapkan PPK PDAM Sebagai Tersangka
 Kapuspenkum Kejagung, Mukri (Istimewa)
 04 Januari 2019 18:25:43 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Mukri menjelaskan bahwa Kejagung telah menetapkan inisial RTU selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya sebagai tersangka.

"Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang atau kekuasaan yang ada pada jabatannya atau pemerasan dengan meminta uang sebesar Rp1 miliar," kata Mukri dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Menurut Mukri, hal tersebut dilakukan RTU kepada Chandra Arianto, ST selaku Direktur PT. Cipta Wisesa Bersama yang ditunjuk sebagai Penyedia Barang/Jasa pekerjaan Pembangunan Jaringan Pipa DN-300 dan DN-200 di jalan Rungkut Madya, Jalan Kenjeran (MEER) Sesi Timur pada PDAM Surya Sembada di Jalan Rungkut Surabaya.

"Bahwa RTU ditetapkan sebagai tersangka karena mengintimidasi dan mengancam tidak diperbolehkan mengikuti lelang," papar Mukri.

Mukri menambahkan bahwa adanya intimidasi atau ancaman tersebut, Chandra Arianto, ST terpaksa melakukan transfer sejumlah uang melalui rekening bank yng telah ditentukan oleh tersangka RTU secara bertahap sebanyak delapan kali dengan total sebanyak Rp900 juta.

Atas perbuatannya tersangka RTU disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jonto Pasal 421 KUHP.

(wem)