Kalau Tak Ambil Uang Jangan Takut OTT

Kalau Tak Ambil Uang Jangan Takut OTT
 Presiden Joko Widodo (istimewa)
 24 Oktober 2017 17:59:18 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi arahan kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia dalam Rapat Kerja Pemerintah (RKP) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (24/10/2017).

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan kepada kepala daerah agar tak perlu takut terjaring oprasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh penegak hukum, kalau tidak mengambil uang negara.

"Ini pada takut semua OTT, takut? Ya jangan ngambil uang. Enggak perlu takut kalau kita tidak ngapa-ngapain, tidak perlu takut," kata Presiden saat menyampaikan pengarahan kepada para gubernur, bupati dan wali kota seluruh Indonesia.

Jokowi juga akan segera mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) guna membangun sistem berupa e-planning, e-budgeting, e-procurement. Dengan sistem ini, Jokowi menyakinkan OTT akan segera berkurang bahkan bisa saja tak ada lagi OTT.

"Sistem itu akan mengurangi, menghilangkan OTT-OTT tadi. Kalau sistem ini berjalan, tidak ada yang namanya OTT," ungkap Jokowi. Namun sebelum sistem itu dibentuk, Presiden Jokowi mengingatkan kepada kepala daerah supaya berhati-hati dalam mengelola keuangan daerah. Terlebih untuk tidak bermain-main dengan Anggaran Perencanaan Belanja Daerah (APBD).

"Saya titip hati-hati, jangan ada yang main-main lagi masalah uang, apalagi APBD. Saya tidak bisa bilang 'jangan' kepada KPK, saya tidak bisa. Saya bantunya hanya ini membangun sistem ini," katanya.

Untuk diketahui, hingga Oktober 2017, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setidaknya sudah menangkap dan menahan tujuh kepala daerah yang diduga terlibat korupsi.

(**)