Jokowi Akan Cabut KIP Jika Uangnya Dibelikan Pulsa

Jokowi Akan Cabut KIP Jika Uangnya Dibelikan Pulsa
 Presiden Joko Widodo (istimewa)
 25 September 2017 16:16:15 wib
Share :

Kabar7, Salatiga - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Senin (25/9/2017).

Jokowi, sapaan akrab presiden, menyambangi Kota Salatiga tepatnya di SMA Negeri 3 Salatiga, Keluraan Sidorejo. Di kota tersebut, Jokowi membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat.

Sebanyak 675 pelajar menerima KIP dan sebanyak 1.500 keluarga mendapatkan kartu PKH. Pelajar yang menerima KIP akan mendapat bantuan sebesar Rp 450 ribu/bulan untuk tingkat SD, Rp 750 ribu/bulan untuk SMP dan Rp 1 juta untuk SMA atau SMK. Bagi masyarakat yang menerima PKH, mendapat bantuan sebesar Rp 1.890.000.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi menegasakan, dana bantuan yang diberikan lewat KIP hanya untuk memenuhi kebutuan sekolah. Misalnya seperti buku, tas, seragam, hingga sepatu.

"Bisa untuk beli pulsa? Untuk beli pulsa tidak boleh. Kalau dibelikan pulsa, kartunya dicabut," kata Jokowi, dikutip dari Tribunnews.

Sementara untuk penerima PKH, mereka dapat mengambil total dana bantuan yang diberikan sebanyak empat kali dari bank yang ditunjuk pemerintah. Bantuan ini diberikan untuk memenuhi keperluan pendidikan dan gizi keluarga.

(**)