Isra Miraj Media Pembinaan Mental dan Rohani

Isra Miraj Media Pembinaan Mental dan Rohani
 (Dok. Puspen)
 19 April 2018 10:56:32 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - "Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW bukan hanya sebagai tradisi tahunan tetapi merupakan media untuk pembinaan mental dan rohani dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT".

Demikian amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang dibacakan Kepala Staf Umum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan pada acara peringatan Isra Miraj tahun 1439 H/2018 M di Masjid Sudirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (18/4/2018).

Dia menyampaikan peringatan Isra Miraj dapat dijadikan sebagai inspirasi keteladanan Nabi Muhammad bagi umat Muslim baik sebagai kepala keluarga, imam bagi jamaahnya, panglima perang bagi prajuritnya, tokoh bagi masyarakatnya dan pemimpin pemerintahan bagi negaranya.

"Kita sebagai umat yang mencintai Nabi Muhammad SAW sudah seharusnya menjadikannya sebagai contoh tauladan baik dalam menjalani kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Marsekal Hadi menjelaskan hikmah yang dapat dipetik dari peringatan Isra Miraj adalah keteladanan Nabi Muhammad yang mampu menjadi inspirasi bagi umat Islam di seluruh belahan bumi.

"Keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi kunci keberhasilan dalam melaksanakan revolusi mental, dalam waktu 23 tahun berhasil melaksanakan perubahan besar dalam memperbaiki karakter masyarakat dari zaman jahiliyah berubah menjadi akhlak terpuji dan mulia," tuturnya.

Peringatan Isra Miraj tersebut diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Mabes TNI serta ibu-ibu Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) yang beragama Islam, dengan tema "Melalui Hikmah Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tahun 1439 H/2018 M Sebagai Sarana Pemantapan Iman dan Takwa Prajurit dan PNS TNI yang Berjiwa Ksatria, Militan, Loyal, Profesional, Modern dan Manunggal Dengan Rakyat".

Sementara itu, dalam ceramah peringatan Isra Miraj tersebut yang disampaikan oleh Drs H Muhammad Machdum dari Kementerian Agama (Kemenag) RI mengajak seluruh umat Muslim di Indonesia untuk mencintai negaranya dengan tidak turut serta dalam menyebarkan berita bohong "hoax".

"Berita hoax dapat menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," ujarnya.

Drs H Muhammad Machdum mendoakan agar TNI dapat melaksanakan tugas yang diemban dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Mari kita semua berdoa, berusaha dan bekerja keras membantu TNI agar dapat melaksanakan tugas dalam menjaga keutuhan NKRI," katanya.

(andreas)