Inspektorat Daerah Akan Dapat Insentif Untuk Kawal Dana Desa

Inspektorat Daerah Akan Dapat Insentif Untuk Kawal Dana Desa
 ilustrasi (istimewa)
 09 Agustus 2017 13:46:53 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Dalam waktu dekat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan menyiapkan insentif untuk inspektorat daerah mengawal dana desa.

"Pemerintah akan memperkuat inspektorat di daerah, kepala dinas dan camat juga akan diperkuat. Tidak perlu membuat lembaga baru, cukup inspektorat saja yang diperkuat karena yang bermasalah jumlahnya lebih kecil," kata Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, di Jakarta, Rabu (9/8/2017), dikutip dari Antaranews.

Insentif diberikan karena mengawal dana desa menjadi tugas tambahan. Insentif nantinya bukan dari dana desa, melainkan Eko ingin dana dari pemerintah pusat.

"Kami masih mencarikan tambahan anggaran untuk inspektorat daerah, karena mengurusi dana desa ini termasuk tugas tambahan," katanya.

Eko mengharapkan masyarakat turut serta mengawal dana desa ini. Bila ada indikasi penyelewengan terhadap dana desa segara laporkan ke pihak berwajib atau hubungi Satgas Dana Desa pada call center di 1500040.

"Jadi, kalau ada indikasi penyelewengan, segera laporakn ke satgas dana desa karena kami bekerja sama dengan pihak kepolisan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kejaksaan. Kami sepakat, ini tidak main-main. Kalau ada potensi korupsi akan kita tangani. Kasus di Pamekasan bukan yang terakhir kalau tidak ditindak," katanya.

Untuk diketahui, dana desa yang telah digelontorkan pemerintah pusat cukup besar. Tujuan dana tersebut untuk meningkatan kesejaterahan masyarakat desa. Setiap desa mendapat dana desa sebesar Rp800 juta setiap tahun.

(**)