INI CARA DETEKSI LAWAN BICARA BOHONG

INI CARA DETEKSI LAWAN BICARA BOHONG
 Ilustrasi (istimewa)
 22 Agustus 2016 15:47:42 wib
Share :

Kabar7, Lifestyle - Paling gak enak ketika kita dibohongi seseorang. Rasanya tuh nyebelin, kadang bikin emosi meninggi. Kita sendiri kadang sulit mendeteksi kebohongan seseorang.

Tapi bukan berarti tidak ada caranya untuk mengetahui seseorang itu bohong atau tidak. Bahkan cara itu sangat sederhana untuk diterapkan. Mau tahu caranya? Simak aja ulasan di bawah ini :

Cermati gerakan tangan lawan bicara - Dari gerakan tangan yang janggal dari lawan bicara, seperti menyembunyikan tangan di dalam saku, menempatkan tangan di belakang punggung, atau gerakan yang tidak biasa orang tersebut lakukan saat berbicara. Hal itu bisa dicurigai kalau dia sedang berbohong.

Gerakan mata yang berkeliaran - Bila seseorang sedang berbicara namun tatapan matanya berkeliaran, alias tidak menatap mata lawan bicaranya. Patut dicurigai kalau dia sedang berbohong.

Kedipan mata yang mencurigakan - Kalau seseorang berbicara lalu matanya seperti berkedip namun mencurigakan. Patut dicurigai kalau dia sedang berbohong. Biasanya kedipan mencurigakan itu terjadi pada mata sebelah kiri.

Gerakan tangan banyak ke bagian wajah - Amatilah lawan bicara mu terhadap gerakan tangannya. Kalau gerakan lebih sering mengarah ke wajah, seperti menggosok-gosok hidung, menyentuh bibir, ataupun gerakan janggal lainnya. Patut dicurigai dia sedang berbohong.

Nada suara tidak beraturan - Kalau orang sedang berbicara dengan nada suara tidak jelas, kadang meninggi atau merendah, pokoknya tidak beraturan. Patut dicurigai dia sedang berbohong.

Tidak langsung to the poin, atau bertele-tele - Bila seseorang sedang menjelaskan dengan mengaburkan pokok pembicaraan, terlalu bertele-tele dalam menjelaskan, atau selalu mengulang kalimat yang sama. Patut dicurigai dia sedang berbohong.

Gerakan lainnya yang mencurigakan - Merapihkan kerah yang tidak berantakan, menggaruk leher atau kepala padahal tidak gatal, atau menyila tangan di perut. Jika lawan bicara mu melakukan gerakan tersebut, patut dicurigai dia sedang berbohong.

Eits... Namun jangan langsung mengambil kesimpulan kalau gerakan itu menandakan seseorang berbohong. Melainkan perlu digali lebih dalam dengan melontarkan pertanyaan yang menyudutkan.

Karena kalau langsung menyimpulkan, otomatis yang dituduh bohong langsung mengelak, dan makin defensif dalam menyembunyikan kebohongannya. Jadi sekali lagi perlu diperhatikan, kalau semua gerakan di atas hanyalah asumsi awal seseorang berbohong.

Meskipun tidak bisa 100 persen semua hal di atas itu mengarah kalau orang sedang berbohong. Makanya semua gerakan ditulis "patut dicurigai" dalam arti belum pasti.(hadi/dbs)