Inggris Harapkan Peningkatan Kerja Sama Dengan Indonesia

Inggris Harapkan Peningkatan Kerja Sama Dengan Indonesia
 ilustrasi (istimewa)
 13 Oktober 2017 13:54:20 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Pemerintah Kerajaan inggris berharap dapat meningkatkan hubungan kerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam berbagai bidang.

Adapun kerja sama yang ingin ditingkatkan terlebih di bidang perdagangan dan investasi, kemudian pertahanan dan pendidikan.

Hal ini disampaikan Menteri Negara untuk Asia dan Pasifik, Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris, Mark Field saat bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla (JK) di dalam resepsi peringatan ASEAN ke-50 di Lancaster House, Stable Yard St, James, London, Kamis (12/10/2017).

Melansir Antaranews dari Penerangan Sosial dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (Pensosbud KBRI) London Dethi Silvidah Gani, Wapres JK menuturkan keinginan Inggris meningkatakan kerja sama, karena Inggris memandang Indonesia sebagai mitra penting.

"Inggris memandang Indonesia sebagai mitra penting, terlebih lagi setelah Inggris keluar dari Uni Eropa atau Brexit," ucap Wapres JK.

Disamping itu, Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson yang juga menemui JK dalam acara resepsi tersebut, mengapresiasi peran Indonesia di kawasan ASEAN sekaligus menegaskan komitmen Inggris untuk meningkatkan hubungan dengan ASEAN.

Ia menyambut baik peningkatan jumlah pelajar Indonesia di Inggris, termasuk yang mendapat beasiswa kedua pemerintah, baik dalam program Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Pemerintah RI maupun Chevening Award dari Pemerintah Inggris.

Dismaping persoalan bilateral, Boris Johnson menceritakan pengalaman berkesannya kepada JK saat dirinya bersepeda bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketika itu, Boris yang masih menjabat Wali Kota London berkunjung ke Jakarata. Saat disana, dia diajak Jokowi bersepeda bersama melintasi Car Free Day.

Sementara untuk diketaui, Inggris merupakan mitra dagang keempat terbesar bagi Indonesia dari negara-negara Eropa dengan nilai 2,48 miliar dolar AS pada tahun 2016.

Dalam hal investasi, Inggris menempati urutan ke-13 investor terbesar di Indonesia dengan nilai 306 juta dolar AS pada tahun 2016. Pada tahun 2016, terdapat sekitar 42.000 WNI yang berkunjung ke Inggris.

Sebaliknya, Inggris merupakan negara Eropa penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia dengan 328.000 orang pada tahun 2016. Pada 2016, jumlah pelajar Indonesia bersekolah di Inggris mencapai 4.700, termasuk 2.303 orang penerima beasiswa LPDP.

(**)