Ilegal Fishing Hilangkan Sumber Daya Perikanan

Ilegal Fishing Hilangkan Sumber Daya Perikanan
 Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (istimewa)
 10 November 2017 15:33:12 wib
Share :

Kabar7, Surabaya - Tingginya praktik kejahatan perikanan Illegal, Unreported, Unregulated Fishing (IUU fishing), menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Hal ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat pidatonya di Graha ITS saat menerima gelar kehormatan Doktor Honoris Causa di bidang Manajemen dan Konservasi Sumber Daya Kelautan, Surabaya, Jumat (10/11/2017).

"Praktik ini (IUU Fishing) telah menimbulkan dampak negatif terhadap aspek ekonomi, ekologi, sosial bahkan melanggar kedaulatan negara," ujar Susi.

Ia menyebutkan, dampak negatif dari aspek ekonomi atas praktik IUU Fishing ini ialah rendahnya kontribusi perikanan tangkap terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB).

"Dengan adanya aktivitas IUU fishing di perairan Indonesia telah mengurangi kontribusi perikanan tangkap terhadap ekonomi nasional dan mendorong hilangnya keuntungan sumber daya perikanan," ujarnya, dilansir dari Detik.

Susi juga mengatakan bahwa IUU fishing juga merupakan fret terhadap kedaulatan dan keamanan Indonesia.

"Ilegal unreppoted unregulated dalam artikel terakhir yang juga dirilis detikcom adalah juga fret terhadap kedaulatan keamanan negara, karena kapal yang masuk ke Indonesia bukan hanya mencuri ikan, tapi membawa barang bernilai ekonomi tanpa prosedur yang benar, tanpa menghiraukan bea cukai dan aparat penegak hukum," tambahnya.

Bahkan menurutnya, kapal asing yang masuk juga membawa barang terlarang hingga senjata yang menyuplai radikalisme di beberapa wilayah. Karena itu, Susi mengimbau agar semua pihak turut mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah memberantas IUU Fishing.

"Ini bukan tugas Susi saja, tapi juga PR kita bersama," tegas Susi.

(**)