Gatot Ikhlas Lepas Jabatannya Sebagai Panglima TNI

Gatot Ikhlas Lepas Jabatannya Sebagai Panglima TNI
 Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (istimewa)
 06 Desember 2017 13:48:59 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan, dirinya ikhlas untuk memberikan jabatan Panglima TNI yang kini diembannya kepada Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto.

Untuk diketahui, Hadi kini tengah menjalani fit and proper test di Komisi I DPR. Jika lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan tersebut, Hadi akan dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Panglima TNI yang baru.

"Begitu sudah disetujui (DPR), kemudian dilantik (oleh Presiden), maka saya dengan tulus ikhlas, tongkat estafet saya berikan kepada Pak Hadi," ucap Gatot saat mengantar Hadi melakukan uji kelayakan dan kepatutan sebagai Panglima TNI di gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017).

Tak hanya itu, Gatot juga menyatakan dirinya siap memberikan pendampingan kepada Panglima TNI yang baru bila diminta oleh Presiden Jokowi.

"Dan saya siap mendampingi apabila saya diperlukan, sesuai petunjuk Bapak Presiden," sambung dia.

Gatot memberi pesan untuk Hadi agar memberi perhatian ekstra terhadap momen pesta demokrasi di tahun-tahun politik. Seperti diketahui, Pilkada Serentak akan berlangsung pada 2018, kemudian Pileg dan Pilpres tahun 2019.

"Kami yakin bahwa Pak Hadi mampu untuk memimpin (TNI), khususnya menghadapi tahun politik ini. Yang saya katakan harus punya perhatian lebih," ujar Gatot, dilansir dari Detik.

Marsekal Hadi menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test oleh anggota dewan Komisi I DPR RI hari ini.

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dan dilakukan dengan dua sesi, terbuka dan tertutup.

Dalam pemaparan terbukanya, Hadi membahas isu hoax, isu kekuatan ekonomi baru seperti China, Rusia dan India. Selain itu juga soal terorisme, perang di dunia siber, keamanan laut dan instabilitas keamanan.

(**)