Dua Pimpinan KPK Masih Terlapor Dalam SPDP

Dua Pimpinan KPK Masih Terlapor Dalam SPDP
 Jaksa Agung M Prasetyo (dok. kb7)
 10 November 2017 17:57:11 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengakui telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas kasus yang membawa dua nama pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo dan Saut Situmorang, dari Bareskrim Polri.

Keduanya diketahui telah dilaporkan tim kuasa hukum Setya Novanto ke Bareskrim Polri karena diduga menerbitka surat palsu dan penyalahgunaan wewenang terkait kasus e-KTP yang pernah menjerat Novanto.

Namun, Jaksa Agung M Prasetyo menyebutkan, dalam SPDP tersebut tidak menyatakan kalau Agus dan Saut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Melainkan disebut sebagai terlapor.

"Disebutnya terlapor. Mungkin disini penyidikan umum ya," kata Prasetyo di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).

Ia juga menyebutkan, kalau pihaknya belum menentukan jaksa peneliti berkas perkara atau jaksa P16, guna meneliti berkas kasus yang membawa dua nama pimpinan KPK. Karena yang baru diterima baru selembar kertas SPDP.

"Belum ada (jaksa peneliti). Baru selembar kertas, mau diteliti apa. Nanti kalau ada berkasnya dikirim kemari baru kita tentukan. atau sebelumnya pun kalau sudah fix dan clear betul ada perkaranya, kita tentukan jaksa P16, jaksa peneliti berkas perkaranya," kata Jaksa Agung.

Sementara dijelaskan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, terbitnya SPDP tak secara otomatis pihaknya sudah menetapkan tersangka. Ia juga mengatakan dalam kasus ini memang belum ada tersangka.

"Artinya begini, SPDP itu hanya pemberitahuan dimulainya penyidikan, jadi kita belum menentukan status-status tersangka atau yang lain-lain," ujar Setyowartawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).

(wem/**)