Dituduh Tak Setia, Presiden Zimbabwe Pecat Wakilnya

Dituduh Tak Setia, Presiden Zimbabwe Pecat Wakilnya
 Presiden Zimbabwe Robert Mugabe (istimewa)
 07 November 2017 11:00:38 wib
Share :

Kabar7, Harare (Zimbabwe) - Presiden Zimbabwe Robert Mugabe memecat Wakilnya Emmerson Mnangagwa karena dituduh tidak setiap kepadanya.

"Mugabe menggunakan kekuasaannya untuk melengserkan yang terhormat wakil presiden E.D. Mnangagwa dari posisinya sebagai wakil presiden," kata Menteri Informasi Simon Khaya Moyo dalam konferensi pers di Harare, menuduhnya "tidak setia".

Pemecatan ini juga tak lepas dari persaingan antara Mnangagwa dan istri Mugabe, Grace, yang semakin intens untuk menggantikan presiden, menurut pernyataan pemerintah, Senin (6/11/2017). Grace sendiri mendapat dukungan dari suaminya dalam pencalonan presiden.

Mugabe pada sebelumnya juga telah mengancam Mnangagwa akan dipecat dari jabatanya sebagai wakil presiden. Ia dituduh mengipasi faksionalisme untuk menggalang dukungan menjelang kongres istimewa partai pada Desember, setelah Grace disambut cibiran saat kampanye akhir pekan.

Grace merespons dengan menantang pada Minggu, mengatakan bahwa dia siap menggantikan suaminya.

"Telah terbukti bahwa perilakunya dalam melepaskan tugas menjadi tidak konsisten dengan tanggung jawab resminya," kata Moyo sebagaimana dikutip kantor berita AFP, yang dilansir dari Antaranews.

"Wakil Presiden telah secara konsisten dan terus menerus menunjukkan sifat-sifat ketidaksetiaan, ketidakhormatan, tipu daya dan tidak dapat diandalkan".

Untuk diketahui, Mnangagwa dilantik menjadi wakil presiden pada 2014. Kala itu dia menggantikan Joice Mujuru yang juga dipecat setelah Grace Mugabe melancarkan kampanye menuduhnya berencana menggulingkan presiden.

(**)