Diduga Depresi, Seorang Pria Terjun Bebas Dari Lantai 25

Diduga Depresi, Seorang Pria Terjun Bebas Dari Lantai 25
 ilustrasi (istimewa)
 10 September 2017 13:21:07 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Benyamin Pamelay (67), warga Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, tewas mengenaskan, Jumat (8/9/2017). Pria ini diduga bunuh diri dengan cara terjun bebas dari lantai 25 Apartemen San Fransisco, Jalan Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Arif Fazzlurahman, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 21.40 WIB. Dari keterangan yang dikumpulkan polisi, korban ke apartemen itu untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Korban datang ke lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Tujuannya untuk menemui seorang wanita bernama Diana. Ia ingin mempertemukan Diana dengan istrinya. Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB, korban mengajak Diana makan malam di lantai 25.

Sekitar pukul 21.30 korban yang berada di lantai 25 meminta izin untuk ke toilet. Kemudian ia kembali, lalu izin lagi untuk ke toilet. Tapi bukannya ke toilet, korban justru masuk ke kamar pakaian.

"Korban tidak masuk ke kamar mandi melainkan ke kamar pakaian yang terdapat jendela yang diduga tempat korban melompat, kemudian korban tidak keluar hingga sekitar 15 menit," kata Arif dikutip dari Sindonews.

Tiba-tiba sekitar pukul 21.40 WIB petugas keaman setempat di lantai dasar dikejutkan dengan penemuan mayat yang diduga terjatuh. Petugas lalu mengecek lantai PH 25 dan meminta pihak enginering membuka pintu kamar.

Saat dicek, kamar tersebut tak ada penghuninya. Setelah itu petugas menyamai identitas korban yang ditemukan tadi dengan nama penghuni kamar dan ternyata cocok.

"Kondisi korban saat ditemukan terlentang dengan kepala pecah, tangan kiri dan kaki kanan korban patah," katanya.

Pihak kepolisian hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut. Diduga korban bunuh diri karena mengalami depresi karena persoalan rumah tangga. Sayangnya pihak kepolisian tak merincikan masalah apa yang dihadapi korban.

(**)