Dengan Batasan, Bea Cukai Bebaskan Barang Bawaan Dari Laur Negeri

Dengan Batasan, Bea Cukai Bebaskan Barang Bawaan Dari Laur Negeri
 istimewa
 06 Desember 2017 14:46:15 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Bea Cukai membebaskan biaya pungut bea masuk maupun pajak impor terhadap barang bawaan seseorang atau keluarga dari luar negeri dengan batasan tertentu.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga DJBC Robert Leonard Marbun memaparkan, pembebasan bawaan penumpang itu mencakup barang senilai 250 dolar AS per orang atau 1000 dolar AS per keluarga, 200 batang sigaret, 25 batang cerutu, 100 gram tembakau iris atau hasil tembakau lainnya dan satu liter minuman mengandung etil alkohol.

"Jika penumpang membawa barang pribadi di bawah nilai tersebut maka tidak akan dipungut bea masuk dan pajak impor," kata Robert dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/12/2017), dilansir dari Tribunnews.

Robert menambahkan, apabila penumpang membawa barang yang melebihi batas nilai tersebut, maka atas kelebihan nilainya akan dikenakan bea masuk dan pajak impor.

Selain itu, jika penumpang membawa barang dagangan dengan jenis, sifat, dan jumlah yang tidak wajar untuk pemakaian pribadi maka harus mengisi pemberitahuan impor barang khusus dan menyelesaikan kewajiban pabean.

Robert mengimbau bagi para penumpang untuk terlebih dahulu mempelajari ketentuan barang bawaan penumpang melalui laman Bea Cukai atau menghubungi pusat layanan Bea Cukai.

Penumpang juga harus memperhatikan ketentuan larangan dan pembatasan, dari instansi terkait yang pelaksanaannya dititipkan kepada Bea Cukai, untuk membatasi barang-barang tertentu yang dianggap berisiko dan berbahaya.

"Oleh sebab itu, sebelum membawa barang dari luar negeri, para penumpang dapat mengecek persyaratan impor yang informasinya dapat diperoleh di situs Indonesia National Single Window," tambahnya.

Robert mengharapkan peraturan ini dapat diketahui dan dipahami agar para penumpang dapat membawa barang bawaan dari luar negeri dengan nyaman tanpa kendala.

(**)


Berita Terkait