Dalam Tiga Tahun, Pemerintah Kirim 2500 Tenaga Kesehatan ke Daerah

Dalam Tiga Tahun, Pemerintah Kirim 2500 Tenaga Kesehatan ke Daerah
 Menteri Kesehatan Nila Moeloek (istimewa)
 23 Oktober 2017 14:42:58 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Dalam tiga tahun terakhir, Pemerintah melalui program "Nusantasa Sehat" telah mengirimkan sekitar 2.500 dokter dan tenaga kesehatan ke daerah-daerah terpencil, terluar, dan perbatasa.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mengatakan saat ini terjadi maldistribusi tenaga kesehatan. Maksudnya kebanyakan tenaga kesehatan itu hanya ingin berada di kota.

"Dengan Nusantara Sehat kita kirim ke daerah-daerah terpencil, membantu masyarakat mengubah perilaku masyarakat sadar akan kesehatan," kata Nila dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan Jakarta, Senin (23/10/2017).

Dari tahun ke tahun, program "Nusantara Sehat" ini telah mengirim tenaga kesehatan dengan jumlah yang selalu meningkat ke daerah terpencil, terluar, dan perbatasa.

Tahun 2015, telah dikirim sebanyak 694 tenaga kesehatan. Tahun 2016, sebanyak 728. Kemudian 2017 hingga Oktober, pemerintah telah mengirim 1.064 tenaga kesehatan.

Selain itu, melalui program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) pemerintah mengirimkan dokter spesialis ke 268 kabupaten/kota yang kekurangan dokter spesialis. Dalam hal ini pemerintah memprioritaskan pengiriman dokter spesialis kandungan, anak, penyakit dalam, bedah dan anestesi.

"Itu yang kita utamakan dan kita kirim sudah hampir seribu orang. Mereka cukup senang tinggal di kabupaten-kota yang memerlukan," kata Nila, dilansir dari Antaranews.

Kementerian Kesehatan juga menambah jumlah fasilitas kesehatan dengan membangun 124 Puskesmas baru di daerah-daerah perbatasan dan merehabilitasi 2.272 rumah sakit menggunakan dana alokasi khusus.

(**)