Bupati Upayakan Jalur Parung Panjang Terkait Jam Operasi Kendaraan Tambang

Bupati Upayakan Jalur Parung Panjang Terkait Jam Operasi Kendaraan Tambang
 (Dok. Kabar7)
 05 Januari 2019 11:58:39 wib
Share :

Kabar7, Bogor - Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin mengatakan pihaknya akan mengupayakan dalam waktu dekat ada tahap jangka pendek terkait jalur kendaraan tambang di Parung Panjang, Kabupaten Bogor untuk penyesuaian atau penyeragaman jam operasional kendaraan di jalur itu.

"Jangka pendeknya akan ada penyeragaman jam tayang di antara tiga daerah itu yakni Tangerang, Bogor dan Provinsi Banten. Jadi tidak akan timbul persoalan terus," katanya saat silaturahmi dengan wartawan di Rumah Makan Bumi Aki, Cibinong, Jumat malam (4/1/2019).

Dia menjelaskan bahwa saat ini proses tersebut sudah diambil alih oleh Pemerintah Pusat karena berkaitan dengan provinsi yang berbeda.

"Sudah nasional sekarang karena menyangkut tiga provinsi, jadi sudah diambil alih oleh nasional. Mudah-mudahan ini menjadi solusi jangka pendek," ujarnya.

Terkait jangka panjang, lanjut Ade Yasin, pihaknya akan tetap mempertahankan jalur tersebut sampai menemukan investor yang tepat.

"Jangka panjangnya tetap kita ingin buat jalan tambang itu, tinggal kita sedang mencari investor. Mudah-mudahan ada yang kaya Haji Sam di Kalimantan," ucapnya.

Menurut dia, keuntungan untuk Kabupaten Bogor adalah bisa memiliki pendapatan anggaran daerah dari jalur tambang yang ada di Parung Panjang.

"Ya itu kan prospek sebetulnya keuntungannya bisa cepat, inikan harus dipaksakan orang masuk ke jalan tambang dan berbayar tapi sampai hari ini belum kita temukan orang yang mau. Yang survey-survey sudah ada tapi belum ada kepastian mudah-mudahan ada kepastian nanti," pungkasnya.

(Andreas)