Buang Sampah Sembarangan Bisa Terjaring OTT dan Denda Hingga Rp 10 Juta

Buang Sampah Sembarangan Bisa Terjaring OTT dan Denda Hingga Rp 10 Juta
 (*)
 19 September 2017 13:11:00 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Jajaran Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta ditugaskan untuk melakukan oprasi tangkap tangan (OTT) kepada warga ibu kota yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

Adapun mereka yang terjaring OTT ini akan dikenakan denda dengan jumlah bervariasi. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta tahun 2013, besaran denda untuk buang sampah di trotoar Rp 100 ribu dan di kali Rp 500 ribu.

"Kemudian ada lagi sebesar Rp 10 juta kalau misalnya perusahaan yang mencemari sampah dibuang ke kali," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Aji di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).

OTT ini diakui Isnawa sudah dijalankan sejak tahun 2016. Sudah banyak warga yang telah tertangkap tangan membuang sampah sembarangan dan dikenakan denda. Dari oprasi yang telah dilakukan itu, Dinas Lingkungan Hidup telah memperoleh uang denda hingga Rp 201 juta.

"Kita dari tahun lalu sudah lakukan yang namanya OTT pelaku pembuangan sampah dari tahun lalu, 2016. Kita terkumpul uang denda paksa sebesar Rp 201 juta yang sudah kita setor ke kas daerah," sebutnya dikutip dari Detik.

Namun diterangkan Isnawa, tidak semua warga yang telah terjaring OTT dikenakan denda. Melainkan pihaknya juga memberikan hukuman lain yang dapat menimbulkan efek jera.

"Kalau anak-anak kita suruh bantuin mungutin sampah. Jadi yang terpenting adalah mengedukasi pelaku pembuang sampah," tuturnya.

(**)