Bejad!!! Guru Agama Cabuli Santriwati

Bejad!!! Guru Agama Cabuli Santriwati
 ilustrasi (dok. kb7)
 15 Agustus 2017 11:04:55 wib
Share :

Kabar7, Pasuruan - Seorang guru agama tega mencabuli santriwatinya di musalah usai menunaikan shalat subuh. Guru bejad tersebut yakni Misbachuddin (58) warga Dusun Tamping, Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Misbachuddin diduga mencabuli PDK, santriwati berusia 11 tahun, pada awal Maret lalu. Kini guru agama itu diamankan Satreskrim Polres Pasuruan.

Penangkapan, penetapan, serta penahanan tersangka Misbachuddin, dilakukan Polres Pasuruan setelah penyidik menemukan barang bukti. Tersangka dibekuk pada Senin (14/8/2017) kemarin.

Diterangkan Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono, awalnya tersangka tak mengakui perbuatan bejadnya itu saat diperiksa. Namun akhirnya dia mengaku kalau mencabuli korba sekali.

"Sementara ini, tersangka mengaku baru sekali mencabuli korban. Mulanya, tersangka justru tidak mengaku sudah mencabuli korban. Nanti kami akan mendalami kasusnya," kata Raydian dikutip dari Tribunnews.

Modus yang digunakan tersangka yakni dengan berpura-pura memberikan obat kepada korban. Obatnya itu berupa minuman bersoda yang telah dicampurkan dengan obat sakit kepala.

Korban awalnya menolak untuk menerima obat buatan tersangka. Tapi karena takut akhirnya obat itu dia minum. Kata tersangka, obat yang diberikan untuk menambah stamina.

Kejadian tersebut berlangsung usai korban menunaikan salat subuh. Setelah korban meminum air pemberian tersangka, kepalanya pusing kemudian tak sadarkan diri. Saat itulah korban melakukan aksi bejadnya.

"Tersangka melampiaskan nafsunya. Pengakuannya, hanya sekali dan setelah itu, korban diminta kembali ke pondok dan meminta untuk tidak melaporkan atau bercerita apa yang sudah dilakukannya bersama tersangka," tandasnya.

Aksi tersangka akhirnya terbongkar ketika pihak keluarga korba melaporkan pencabulan ini ke Polres Pasuruan.

Awalnya pihak keluarga curiga dengan perubahan sikap korban. Setelah ditanya, Korban pun mangaku kalau dia dicabuli dengan tersangka.

Polres Pasuruan dalam menangani kasus ini telah mengamankan barang bukti di antaranya, kerudung warna ungu, kaus dalam warna biru, rok panjang warna biru, serta celana dalam dengan motif gambar binatang.

(**)