Awal Tahun, Kepala Bakamla Kunjungan ke Kemenlu

Awal Tahun, Kepala Bakamla Kunjungan ke Kemenlu
 (Dok. Humas Bakamla RI)
 04 Januari 2019 11:04:48 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Mengawali tahun 2019, Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia Laksdya Bakamla A. Taufiq R. melakukan courtesy call --kunjungan kehormatan-- ke Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Jl. Taman Pejambon No. 6 Jakarta Pusat, pada Kamis (3/1/2019).

Kedatangan Kepala Bakamla RI disambut Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi yang didampingi Direktur Hukum dan Perjanjian Kewilayahan Menteri Luar Negeri, Beben Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan.

Agenda kunjungan tersebut sebagai silahturahmi dan melaporkan hasil kunjungan Kepala Bakamla ke tiga negara yaitu India, Malaysia dan Vietnam.

Kepala Bakamla menyampaikan hasil kenjungan ke India Coast Guard membahas dan menyepakati, percepatan finalisasi MoU keamanan maritim antara ICG dan Bakamla, partisipasi Bakamla dan ICG dalam patroli terkoordinasi India-Indonesia.

Kemudian hasil kunjungan ke Malaysia menyepakati agensi penguatkuasaan maritim Malaysia (APMM) dan Bakamla mengukuhkan kerja sama bidang operasi, pertukaran informasi dan investigasi bersama.

Sedangkan hasil kunjungan ke Vietnam menyepakati penguatan kerja sama operational keamanan dan keselamatan laut dan pertukaran informasi. Karena Indonesia dan Vietnam menghadapi ancaman keamanan yang sama.

Disimpulkan bahwa hasil pertemuan tiga negara tersebut menyepakati bahwa (1) Bakamla adalah Indonesia Coast Guard, (2) Tidak adanya miskalkulasi di lapangan yang dapat merugikan hubungan antar negara, (3) Indonesia menjadi kawasan regional yang aman, stabil dan netral.

Menlu Retno berpesan agar Bakamla tidak melakukan penegakan hukum di daerah operasi yang abu-abu cukup dilakukan pengusiran kemudian menjalin hubungan antar negara satuan operasional di lapangan dan supaya menjadi perhatian khusus untuk Bakamla bahwa masih ada isu-isu penangkapan kapal-kapal asing dari negara tetangga seperti Vietnam dan Malaysia.

(Puspen TNI/Hadi)