Aslog Panglima Pimpin Delegasi JLSC ADF di Australia

Aslog Panglima Pimpin Delegasi JLSC ADF di Australia
 (Dok. Puspen)
 18 April 2018 11:44:14 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Aslog Panglima TNI Laksamana Muda TNI Bambang Nariyono memimpin delegasi TNI dalam pertemuan Sub Komite Logistik Gabungan atau Joint Logistics Sub Committee (JLSC) antara TNI dan Angkatan Bersenjata Australia (ADF) di bawah forum Australia-Indonesia High Level Committee (Ausindo HLC), di Australia.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (18/4/2018), Aslog Panglima TNI mengatakan bahwa pertemuan Sub Komite Logistik Gabungan tersebut dilaksanakan dalam rangka membahas dan mengkompilasi data yang berkaitan dengan kerja sama di bidang logistik antara TNI dan ADF serta hasil-hasil yang telah dicapai yang selanjutnya akan dilaporkan pada sidang AUSINDO HLC yang akan berlangsung tahun 2018 ini.

Dia selaku ketua delegasi TNI menyampaikan dalam pertemuan tersebut membahas permasalahan bidang logistik dengan peserta delegasi TNI dan ADF.

Dalam pertemuan tersebut dibicarakan antara lain mengkaji agenda yang dibangun antara TNI dan ADF dalam kegiatan Joint Logistics Staff Talks (JLST) dan JLSC ke-4 tahun 2017 serta kegiatan High Level Committee (HLC) AUSINDO 2017 yang telah memberikan peran positif bagi perkembangan hubungan antara Indonesia Australia.

Selain itu, kata Aslog Panglima, pertemuan itu juga membahas rencana pengembangan Mutual Logistics Support Arrangement (MLSA) menjadi SOP MLSA dan peninjauan MLSA yang akan berakhir pada September 2019.

Demikian pula penyampaian informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan MLTT tahun 2018 yang direncanakan dilaksanakan di Indonesia dengan melibatkan peserta latihan dari perwira TNI AD, AL dan AU. Demikian juga tentang rencan kunjungan belajar ke Australia.

Aslog Panglima TNI menyampaikan bahwa delegasi Australia dalam pertemuan tersebut juga memberikan penawaran kursus perwira logistik di Australia kepada TNI dengan memberikan kesempatan kepada perwira TNI untuk memilih kursus yang bisa diambil sesuai dengan kebutuhan TNI.

Dalam kegiatan selama di Australia, pihaknya beserta rombongan juga melaksanakan kunjungan ke gudang logistik milik ADF terbesar di Australia yaitu Joint Logistics Unit-East Moorebank di Sydney dan melihat secara langsung sistem penyimpanan dan pengaturan pergudangan yang diterapkan oleh ADF untuk mendukung semua kegiatan operasional ADF.

Sedangkan saat kunjungan di Melbourne juga melihat fasilitas ADF antara lain fasilitas Diggerworks milik Angkatan Darat Australia, dan mengunjungi Markas Besar Supplay Chain Branch (SCB) yang bertugas untuk mengatur, memonitor dan merencanakan sistem logistik dan pergudangan yang ada di ADF.

(andreas)