Andi Narogong Divonis 8 Tahun atas Kasus e-KTP

Andi Narogong Divonis 8 Tahun atas Kasus e-KTP
 Terpidana korupsi e-KTP, Andi Narogong (istimewa)
 21 Desember 2017 17:33:22 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan hukuman kepada terdakwa kasus korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong, selama 8 tahun penjara dan denda Rp1 Miliar subsider 6 bulan kurungan, Jakarat, Kamis (21/12/2017).

"Mengadili, satu menyatakan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong telah terbukti secara sah melakukan korupsi secara bersama-sama. Kedua, menjatuhkan pidana dengan pidana penjara delapan tahun dan denda Rp1 milair subsidier enam bulan kurungan," tutur Ketua Majelis Hakim Jhon Halasan Butar-butar saat membacakan amar putusan.

"Ketiga, menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti 2.500.000 usd dan Rp1,186 miliar dikurangi US$ 350 ribu selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap subsidier 2 tahun," lanjutnya.

Putusan itupun diterima oleh terdakwa.

"Saya terima yang mulia," tegas Andi menanggapi vonis yang dibacakan majelis hakim.

Meski demikian, majelis hakim memberikan waktu selama satu minggu untuk pihak jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pihak terdakwa guna mengajukan banding atas putusan tersebut.

"Diberikan waktu 7 hari," kata hakim.

Pemberian waktu itu ditanggapi oleh jaksa KPK untuk mempertimbangkan putusan.

"Kami pikir-pikir dulu, yang mulia," jawab jaksa KPK, dikutip dari Tribunnews.

(**)