AHOK TEPIS TUDINGAN SANDI SOAL EKONOMI TAK MERATA

AHOK TEPIS TUDINGAN SANDI SOAL EKONOMI TAK MERATA
 Basuki Tjahaja Purnama (istimewa)
 09 Maret 2017 10:40:31 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Calon Wakil Gubernur Sandiaga Uno menuding kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta hanya berpihak kepada kalangan atas.

Tudingan itu ditepis Ahok. Ia justru menyebutkan pemerintahan yang dipimpinnya lebih pro terhadap rakyat kecil.

"Kalau kalangan atas saja, saya tanya sama kamu, sekarang masih ada nggak ketemu orang pakai tas butut, sepatu butut di gang-gang sempit. Ada nggak orang minjam duit sama bosnya kalau sakit, atau ke Pegadaian pas anaknya mau sekolah. Mana ada. Jadi yang saya urusin siapa?" kata Ahok, di Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2017), dikutip dari tribunnews.

Ahok menambahkan, program lain yang berpihak kepada kalangan warga menengah bawah yakni, membebaskan PBB di bawah Rp 1 miliar dan BPHTB Rp 2 miliar.

"Terus yang dibebasin PBB Rp 1 miliar, BPHTB Rp 2 miliar itu orang kaya apa orang miskin? Orang kaya malah kena pajak mahal kok, progresif segala macam," ucapnya.

Untuk dikethui, Sandiaga Uno pada Selasa (7/3/2017) kemarin menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota tidaklah mereata. Pemerintah dinilai lebih condong berpihak kepada kelangan atas.

"Banyak sekali pengangguran sekarang. Kepemimpinan Pak Basuki (Ahok) sekarang hanya memberi kesempatan ke golongan menengah atas. Golongan bawah tidak ikut merasakan kue pertumbuhan ekonomi secara merata," kata Sandiaga.

Dicontohkan oleh Sandi, program Ahok yang tak pro rakyat di antaranya Lelang Konsolidasi. Program itu disebut hanya menguntungkan pemilik modal.

"Saya dapat masukannya dari teman Kadin, mengenai salah satu program lelang konsolidasi. Program lelang konsolidasi jelas tidak memihak UMKM. Lelang konsolidasi mengangkat jumlah yang tidak bisa dijangkau oleh pelaku UMKM," tuturnya.

(**)