Abraham Samad Yakin Novanto Kalah di Praperadilan

Abraham Samad Yakin Novanto Kalah di Praperadilan
 Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad (istimewa)
 27 November 2017 16:41:34 wib
Share :

Kabar7, Jakarta - Abraham Samad, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, kalah dalam praperadilan.

"Secara fakta hukum saya yakin bahwa KPK punya alat bukti yang kuat. Oleh karena itu, untuk praperadilan kedua ini saya sangat yakin KPK akan memenangkan," kata Abraham di Jakarta, Senin (27/11/2017), dilansir dari Antaranews.

Menurut dia, saat praperadilan pertama Setya Novanto, sebenarnya KPK mempunyai alat bukti kuat untuk menjerat Novanto.

"Tetapi ada masalah di luar hukum yang menurut saya kadang-kadang di luar dugaan kita sehingga pada saat itu KPK mengalami kekalahan," kata Abraham.

Ia mengimbau masyarakat dan media mengawasi secara ketat praperadilan Setnov.

"Karena kalau kita tidak mengawasi secara ketat saya yakin nanti kejadian pada praperadilan pertama akan terjadi lagi dan kalau KPK kalah kali ini maka saya juga berkeyakinan bahwa persidangan tidak berlangsung adil," ujarnya.

Abraham meyakini KPK sudah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan Setnov sebagai tersangka.

"Saya yakin betul, saya tahu betul SOP yang ada di KPK serta hukum-hukum lain yang diterapkan KPK bahwa KPK itu tidak mudah menetapkan seseorang jadi tersangka kalau tidak terpenuhi minimal dua alat bukti," kata Abraham.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang perdana praperadilan Setya Novanto, Kamis 30 November ini, di mana hakim tunggal Kusno akan memimpin sidang.

Sementara diketahui, Jumat 10 November lalu Setya Novanto ditetapkan kembali menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP. Kini Novantyo telah ditahan di rumah tahanan KPK.

(**)